FAHAMI & CERMATI MENGAPA PEMBERIAN VAKSIN HARUS DI POSYANDU ATAU PADA SAAT PELAYANAN STATIS DI PUSKESMAS / PUSKESMAS PEMBANTU

FAHAMI & CERMATI MENGAPA PEMBERIAN VAKSIN HARUS DI POSYANDU ATAU PADA SAAT PELAYANAN STATIS DI PUSKESMAS / PUSKESMAS PEMBANTU

 


ditulis oleh :  Rini Suhesti, S.Kep,Ners
(koordinator P2P Puskesmas)

 

Kegiatan pemberian vaksin untuk bayi usia 0 – 9 bulan di UPTD BLUD Puskesmas Praya dilakukan pada saat kegiatan Posyandu, dan pelayanan statis di puskesmas setiap hari jumat dan untuk jadwal pelayanan vakisin statis di Pustu / Puskesmas Pembatu terjadwal sebagai berikut : Pustu Semayan setiap hari sabtu & Pustu Gerungung hari selasa minggu ke empat setiap bulannya,   Untuk pemberian vaksin itu sendiri tidak bisa diberikan diluar jadwal yang telah dintentukan karena harus mengikuti Protap indeks pemakaian / Penggunaan Vaksin dengan jumlah bayi yang akan di berikan vaksin.

Tabel : Indeks Pemakaian / Penggunaan  Vaksin dengan Jumlah Sasaran ( Bayi)

NO

JENIS VAKSIN

KEMASAN

  SASARAN

1.

HB 0

prefill one injection 

1 dosis

2.

BCG

vial

20 dosis

3.

DPT -HIB

vial

 5 dosis

4.

Campak/MR

vial

10 dosis

5.

PCV

vial

 5 dosis

6.

Polio

vial

10 dosis

CERMATI MANFAAT VAKSIN UNTUK BAUH HATI ANDA

Pemberian vaksin, baik untuk anak-anak maupun untuk dewasa, adalah cara pencegahan penyakit yang umum dilakukan. Vaksin yang mengandung virus atau bakteri yang telah dilemahkan, atau protein mirip bakteri yang diperoleh dari pengembangan di laboratorium, bekerja mencegah penyakit dengan cara menimbulkan reaksi imunitas tubuh dan mempersiapkan tubuh untuk melawan serangan infeksi di kemudian hari.

Dengan imunisasi, tubuh dapat membentuk sistem kekebalan atau imun. Sistem imun berguna untuk melindingi diri dari penyakit, Imunisasi berfungsi menjaga diri terhadap penyakit tertentu yang dapat dicegah melalui pemberian vaksin, dengan begitu angka kasus penyakt bisa dikurangibahkan diharapkan pada masa mendatang, penyakit tersebut dapat dibasmi secara mennyeluruh

Beberapa vaksin cukup diberikan sekali, tetapi sebagian lain perlu diulang setelah periode tertentu, agar tubuh terus mendapat perlindungan. Inilah mengapa penting bagi orang tua untuk mencermati dan menaati jadwal imunisasi keluarga.

Berikut jenis imunisasi yang tergabung dalam program pemerintah, dan didanai oleh pemerintah, bagi bayi di bawah usia 1 tahun di Indonesia:

  • Usia 0 bulan: BCG, HB-0, Polio-0
  • Usia 2 bulan: DPT/HB/Hib-1, Polio-1
  • Usia 3 bulan: DPT/HB/Hib-2, Polio-2
  • Usia 4 bulan: DPT/HB/Hib-3, Polio-3
  • Usia 9 bulan: Campak

Pada umumnya, imunisasi dasar dipenuhi saat anak berusia 1-4 tahun. Di masa ini juga biasanya dilakukan imunisasi ulangan untuk memperpanjang masa kekebalan imunisasi dasar. Beberapa jenis imunisasi juga diulang lagi pada usia 5-12 tahun, sedangkan usia 13-18 tahun biasanya digunakan untuk imunisasi tambahan. Mendapatkan vaksin tepat waktu sesuai usianya sangat penting dilakukan. Jika terlambat, Anda bisa membuat jadwal imunisasi baru dengan dokter.

Bawalah anak ke Puskesmas atau setidaknya ke Posyandu secara berkala untuk diimunisasi sesuai jadwal yang disusun oleh program pemerintah. Vaksinasi atau imunisasi dinilai 90-100 persen efektif melindungi manusia dari serangan penyakit berbahaya. Bahkan jika vaksin tidak sepenuhnya melindungi dan infeksi tetap terjadi, gejala pada anak yang sudah diimunisasi tidak akan separah anak-anak lain yang sama sekali belum pernah mendapat vaksin. 

 

Posting Komentar

0 Komentar

Daftar ONLINE